Pernahkah kalian mengalami mata gerinda yang kalian pakai langsung rusak padahal mata gerinda tersebut masih baru? Atau mata gerinda yang kita gunakan tidak bekerja secara efektif? Permasalahan ini sering kali timbul dan membuat kita kecewa karena salah memilih merk mata gerinda. Padahal, bisa jadi kesalahan itu terjadi karena faktor lain.
Salah satu faktornya adalah kesalahan dalam memilih mata gerinda yang tidak sesuai dengan fungsinya. Pemilihan mata gerinda yang tidak sesuai bisa memicu rusaknya mesin gerinda maupun mata gerinda itu sendiri, hingga berakibat fatal yang dapat mengancam nyawa. Pemilihan mata gerinda yang tepat dapat membuat pekerjaan lebih mudah dan membuat mata gerinda lebih awet.
Mata gerinda merupakan produk consumable yang bekerja dengan cara berputar dan bersentuhan dengan benda kerja sehingga benda tersebut mengalami pengikisan, penajaman, pengasahan maupun pemotongan. Jenis jenisnya pun beragam, tergantung dengan fungsinya.
Terdapat 4 jenis pengerjaan yang umum dilakukan dalam menggunakan mata gerinda. Lalu apa sajakah jenis pengerjaan itu? Dan apa saja macam macam mata gerinda yang bisa digunakan untuk pengerjaan tersebut? Berikut penjelasannya.
- Pengerjaan Logam (Metal Working) Jika ingin menggunakan mata gerinda untuk logam terdapat 6 jenis mata gerinda yang bisa digunakan, berikut penjelasannya.
2. Pekerjaan Bangunan (Concrete Working) Terdapat 2 mata gerinda yang cocok untuk digunakan pada pekerjaan bangunan yaitu:
3. Pekerjaan Tukang Kayu (Wood Working)